Tribun Timur, Rabu, 29 Januari 2014

Tanam Investasi di Bloomington St Moritz 

Menara apartment Bloomington St Moritz Makassar, Jl. Boulevard, Panakukkang, yang baru diluncurkan 18 Januari lalu terjual hingga 215 unit atau mencapai 75 persen dari total unit tersedia.

Pada penjualan perdana dengan penawaran harga Rp 700 jutaan - Rp 2,4 miliar tersedia 286 unit apartment. Dengan tiga tipe pilihan unit seluas 35 meter persegi (m2), 70 m2, dan 104 m2.

Ivan Setiawan Budiono, CEO Lippo Homes Lippo Karawaci, Selasa (28/1), mengatakan, pencapaian tersebut menjadi bukti St Moritz Makassar menjadi sarana investasi yang prospektif.

“Kami sangat bangga proyek pembangunan mixed used superblock ini bisa menarik minat luar biasa dari para investor. Hal ini juga mencerminkan produk yang di persembahkan LPKR mampu menjawab kebutuhan masyarakat Makassar,” jelasnya dalam rilis ke Tribun

Tower terdiri dari 51 lantai atau 215 meter persegi (m2) sekaligus menjadi menara tertinggi di timur Indonesia. Sekitar 22 lantai diperuntukkan untuk apartment, dan empat lantai penthouse.

Lima lantai mal, hotel bintang empat dengan 200 kamar, serta lima lantai untuk area parkir.

Ground breaking pembangunan di jadwalkan berlangsung Juni 2014 mendatang.

LKPR sekaligus membuka show unit apartment ST Moritz di kantor pemasaran, Jl Boulevard, kemarin.

Tenri Awaru Putri Soekarno, Product Manager St Moritz Makassar, menjelaskan, pembukaan show unit tersebut dilakukan bersamaan penyelenggaraan program special selama satu pekan dengan beragam hadiah gadget menarik untuk menyambut Tahun Baru Imlek.

 

Lippo

Kawasan St Moritz Makassar dikembangkan PT. Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang merupakan perusahaan property terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah asset dan pendapatan.

Diperkuat land bank luas dan basis pendapatan recurring yang kuat. Divisi usaha LPKR meliputi residential/township, mal dan retail, rumah sakit, hotel, dan asset management. LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar Rp 22,6 triliun.

 

 Mal, Sekolah, Helikopter

Proyek World class mixed used development St. Moritz Makassar yang mengusung konsep All in One Place dibangun diatas lahan 2,7 hektare (ha) di Jl Boulevard, Panakukkang, Makassar.

Proyek senilai Rp 3,5 triliun ini dirancang DP Architects (Singapura) dan memiliki 12 in 1 komponen terintegrasi mencakup apartment, Lippo Mal, dan Rumah Sakit (RS) International Siloam.

Sekolah Pelita Harapan, Lippo Hotel, kolam renang, lounge, 10 teater bioskop, sarana hiburan, F&B hub, hingga layanan helikopter.

“Kami mengembangkan St. Moritz Makassar sebagai kawasan terpadu yang sesuai gaya hidup modern sekaligus memiliki standar kualitas internasional,” jelas Tenri Awaru Putri Soekarno.

 

Joomla Templates - by Joomlage.com